Biografi I Wayan Suaba “Perjalanan Hidup Anak Desa Sebagai Ayah Sejati”
By I Made Darma Sucipta
- 06 Mei 2025
Dari penilaian saya Pak Wayan Suaba adalah seseorang yang sangat humble dan dekat kepada guru-guru, pegawai, serta staf. Sosok yang menjadi tauladan banyak orang. Dengan senyuman hangatnya pertama kali menyambut sebagai guru honorer ketika itu di sekolah Beliau. Bulan Februari tahun 2019, awal pertemuan saya dengan Pak Wayan Suaba selaku ketua Yayasan Pelangi Darma Negara yang membuka pembicaraan menceritakan dirinya dengan sederhana, menyambut dan mengajak bekerja sama dalam membangun dan mencerdaskan anak bangsa. Saya merasa kagum kepada Beliau karena sosoknya, namun setelah mengenal lebih lama hingga sekarang saya masih tidak percaya jika Beliau mempunyai beberapa perusahaan besar di Bali bahkan luar Bali. Sungguh menjadi kebanggaan yang luar biasa bisa mengenal sosok seperti Pak Wayan Suaba.
Namun yang membuat saya kagum adalah kegigihan Beliau dari seorang anak kecil yang sakit-sakitan hingga menjadi pengusaha besar, dan banyak cerita yang ia sampaikan tak pernah terbayangkan oleh orang-orang, bagaimana ia berjuang dengan apa yang didapatkannya hari ini, tidak banyak orang yang tahu tentang Beliau. Awal mula yang ternyata tak mudah untuk mencapai semua yang didapatkannya sampai sekarang. Dari bagaimana ia membangun semua perusahaan, sekolah, jatuh bangun usaha yang ia rintis dan banyak lagi. Dari pengalaman Beliau saya banyak mengambil ilmu dan hikmah. Siapa sangka sosok Pak Wayan Suaba ini memiliki beberapa perusahaan di bidang kesehatan dan pendidikan.
Semua perusahaannya dibangun dari nol. Merintis usaha yang ia bangun dengan keringat. Sosok laki-laki yang tak bisa makan sebelum menukarnya dengan keringat terlebih dahulu. Semua pegawai dan karyawan yang dimiliki Pak Wayan Suaba mencapai ratusan. Pegawai dan karyawannya menyebut sosok Beliau sebagai “ayah”. Karena Pak Wayan Suaba benar-benar menjadi ayah bagi mereka semua dalam mengajarkan dan membina, bukan sebagai bos atau pemiliki usaha. Ayah hanyalah gambaran sebutan untuk dirinya dari staf, karyawan, atau pegawai yang bekerja padanya. Karena Suaba tidak pernah merasa dirinya sebagai pemilik atau bos perusahaan yang dimilikinya. Ia selalu menjadi sosok ayah yang memberi dorongan untuk terus melakukan hal terbaik. Menjadi ayah bagi anak-anak di perusahaannya, menjadi tauladan yang dipercaya sebagai kepala keluarga. Lambat laun, hal ini menjadi terbiasa diucapkan oleh beberapa karyawannya, karena dari pengakuan karyawan di beberapa perusahaan juga memiliki pemikiran yang sama. Sosok ayah yang menjadi kepala keluarga dalam perusahaan. Dari sana istilah ayah terus menjadi perbincangan hingga sekarang.


Komentar