Sihirmu Bukanlah Hujan dan Puisi Lainnya
By Heri Isnaini- 11 Mei 2025
SIHIRMU BUKANLAH HUJAN
: Sapardi Djoko Damono
Sihirmu bukanlah hujan itu, aku mengenalnya dengan baik
berderet-deret dengan larik dan bait
yang di sela-sela hurufnya akan kau siasati
aku selalu menunggu isyarat yang kau katakan tiada itu
tajam hujanmu membingkai komposisi 1, 2, dan 3
Sihirmu bukanlah hujan itu, aku menunggunya di beranda
selepas matahari terbenam di barat, aku tidak akan mengikutinya
biar kau sajalah yang berceloteh tentang pepohonan basah dan ketukan-ketukannya
aku selalu mendengar risik daun yang jatuh itu
deras hujanmu membasahi doa-doaku
DukaMu Abadi, 11 Maret 2025
PERAHU NUH
kau berlayar bersama Nuh
perahunya terombak berayun
di buritan kau melihatnya juga
mengintip dari empat mata angin
tidak ada bintang
hanya desir angin dan debur air
kau bahkan masih mengingatnya
seorang anak mendaki gunung
berharap dapat melihatmu
mengalun mengikuti irama ombak
Maret 2025
SUASANA PAGI
ketika pagi berhampar embun
dedaun yang basah tersiram cahaya matahari
menggambar pendar pelangi
berwarna:
ada sebongkah batu yang selalu menyapa
kau membawanya kembali
ke kali yang jernih airnya
kakimu basah tanpa alas
membawa dengan tergesa
sepucuk kenangan yang dikirimkan angin
begitupun cahaya matahari
mereka setia menunggu:
pagi yang berulang!
Maret 2025
SAJAK SORE INI
gerimis yang setadi turun membawa harum tanah yang rindu air
matahari tetap cemerlang
awan bergegas menolak angin
aku sendiri menatap gerimis yang penuh rahmat
ini sudah bulan Juli yang lantas mendambakan cinta dari hujan
tetapi surut pula
di dalam ikhtiar dan mimpi-mimpi
aku meratap selaksa sajak para pujangga
membibitkan tetes luka yang asin
sore ini
Maret 2025
SONETA TENTANGMU
ini jam, hari, dan bulan yang sama
seperti tahun yang sudah berlalu
aku mengenalmu bersama untaian doa
terbang mengitari jarak ribuan kilo
apakah kau tahu rasa rindu ini?
aku menunggu di beranda
bersama gerimis dan nyanyian jangkrik
menemani detik, jam, dan hari yang sama
aku mendengarmu, kekasih
aku pun menunggu di beranda
seperti tahun yang sudah berlalu
masih ada gerimis
nyanyian jangkrik
dan tentu saja rasa rindumu
Maret 2025


Komentar