Dahayu 40 Suara Jiwa

Cover buku Dahayu karya Alit S. Rini dan I Nyoman Wirata

Dahayu adalah keindahan. Melahirkan pesona dan ekspresi jiwa melalui tata kata, tata bahasa pada kalimat menjadi puisi dengan logika puitik. Kejujuran ekspresi menjadi yang utama. "Dahayu - 40 Suara Jiwa,” di dalamnya ada 40 puisi, mencatat beragam dinamika kehidupan. Lahir dari alam sadar yang
selalu digoda nilai-nilai puitik bertebaran di mana pun dan selalu mengganggu untuk ditulis dan diabadikan. Semuanya berproses, membelajarkan diri. Kini hadir sebagai penanda 40 tahun pernikahan Alit S. Rini dengan I Nyoman Wirata. Mereka bersepakat sejak dulu dan puisi memiliki posisi perekat di sana. Berkomitmen menjaga tumbuh kembang yang telah tertanam dan tumbuh, jauh sebelumnya. Nyoman, menulis puisi dan sudah menjadi juara lomba penulisan puisi se-Bali tahun 1977, Alit S. Rini memulai tahun 1980. Dalam rentang panjang mereka terus menulis puisi, mempublikasi menjalani takdir mencintai puisi sampai hari ini. Dan itu membuat jiwa mereka senantiasa 'hidup', kaya dan merayakan kreativitas, membaca narasi perubahan, jiwa terjaga dan tetap bertahan di tengah perubahan. Sumur kreativitas yang tanpa dasar terpelihara untuk digali guna menuliskan dinamika kehidupan lewat puisi. Penulis berharap "Dahayu- 40 Suara Jiwa" hadir untuk dinikmati dan turut meramaikan gerakan literasi yang kian subur.


TAGS :

I Made Sugianto

I Made Sugianto lahir di Banjar Lodalang, 19 April 1979 bertepatan Wraspati Wage Sungsang (Sugian Jawa). Kini istirahat sejenak dari pekerjaan sebagai wartawan NusaBali untuk mengbadi sebagai Kepala Desa di tanah kelahirannya, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan.

Komentar