Puputan Margarana
By I Gede Ardi Pradita- 14 Juli 2025
Malam suram berteman kelam
Seakan ingin bergumam
Tak akan ada lagi hari yang kejam
Di mana beribu-ribu jiwa tenggelam
Langit buram nan kesepian
Tiada bintang maupun bulan
Hanya warna merah segar berkilauan
Membasahi raga menjadikan jiwa kelelahan
Tanah pertiwi jadi saksi
Membuncahnya darah dari dada kami
Tanah pertiwi tengah menangisi
Jiwa pembela dari negeri ini
Mana duka
Mana murka
Tiada lagi ada beda
Di antara pandangan mereka
Menyala dalam api
Bergerak tabu dalam serasi
Memberontak perongrong negeri
Coba menggali jati diri
Luka tiada berarti
Dibanding derita tiada henti
Jiwa melayang tak bisa kujangkau
Asal bumi pertiwi bebas untuk berekspresi


Komentar