Penyair Shiny Ane El 'Poesya : Puisi 'Situs Babel' Karya Pulo Lasman Simanjuntak Menggambarkan Perj

  • By Pulo Lasman Simanjuntak
  • 07 Maret 2024
istimewa

"Situs Babel" karya Penyair Pulo Lasman Simanjuntak (62 Tahun)- yang approved pekan ini- menggambarkan perjalanan rohani yang terus-menerus mencari makna dalam struktur dan kekuasaan dunia. Demikian dikatakan oleh Penyair Shiny Ane El'poesya dalam tulisan di Laman Facebook Poiesis Community & Circle di Jakarta, Minggu (3/3/2024). "Sebuah narasi tentang keinginan untuk meraih kemerdekaan dari yang dianggap sebagai kekuasaan tertinggi, namun akhirnya terjebak dalam belenggu keangkuhan dan keputusasaan," ucapnya.

Pada awalnya-lanjut penyair muda ini- pelaku mencoba untuk menaklukkan langit dengan bangunan megahnya, mencoba merebut kemerdekaan dari yang dianggap sebagai Tuhan. "Namun, di tengah keangkuhan itu, timbul ketakutan yang mendalam, dan dia mulai menyadari bahwa kebenaran sejati tidak dapat ditemukan dalam penghambaan diri sendiri atau dalam materi," kata Shiny Ane El'poesya yang karya puisinya telah diterbitkan dalam buku antologi bersama berjudul "Etape Pejalan Larut".

Kemudian, muncullah raja Nebukadnezar dalam mimpinya, yang melambangkan kekuatan dunia dan penindasan terhadap kebenaran spiritual. Dalam pertempurannya dengan raja ini, pelaku menemukan kekuatan iman yang muncul dari dalam, menentang ketidakadilan dan kemiskinan yang melanda.

Pertumbuhan Utang Piutang

Sementara itu pertanyaan yang diajukan melalui media sosial tentang pertumbuhan utang piutang mencerminkan kegelisahan dan ketidakpuasan terhadap keadaan dunia yang terus berubah dan tidak adil. "Namun, jawaban yang diberikan oleh orang-orang yang setia pada kebenaran spiritual menegaskan bahwa hanya dengan memuja pencipta langit dan bumi, kita dapat menemukan jawaban yang sejati," ucapnya.

Menurut penyair yang telah menulis cerpen eksperimental berjudul "Matahari Es153" dan "Lubang Gelap" ini, perjalanan pelaku membawa mereka ke tempat pembuangan. "Di mana mereka merasakan penderitaan dan dosa-dosa yang dilakukan oleh orang-orang yang jahat. Namun, mereka juga menjadi bagian dari pembangunan kembali yang dilakukan oleh Ezra dan Nehemia, menciptakan tembok suci untuk melindungi kebenaran dan keadilan," katanya.

Akhirnya, Situs Babel runtuh, melambangkan keruntuhan dari kebohongan dan kepalsuan yang telah mendominasi. "Malapetaka yang mengerikan datang sebagai konsekuensi dari dosa dan ketidakbenaran, tetapi juga sebagai peluang untuk memulai kembali dengan benar, membangun fondasi yang kokoh atas kebenaran dan iman," pungkasnya.

Berikut sajak SITUS BABEL karya Penyair Pulo Lasman Simanjuntak.Selamat membaca.

 

Sajak

Pulo Lasman Simanjuntak

 

SITUS  BABEL

                         

tubuh rohaniku terus mendaki

sampai ke kaki-kaki menara

langit kelam

dibangun dengan keangkuhan

ingin merebut kemerdekaan

dari Tuhan

 

lalu dengan sangat ketakutan

kutulis sejarah suara para dewa

berhala pada diri sendiri

mulai menyembah matahari pagi

 

maka datanglah raja nebukadnezar

dalam mimpiku

diam-diam mentahbiskan

patung emas setinggi enam puluh hasta

di dataran dura wilayah babilonia

 

"kamu harus menyembahnya saat sangkakala dibunyikan karena ini akan jadi sembahan manusia akhir zaman yang semakin brutal menyobek kelamin dewa dan korupsikan anggaran pendapatan negara di negeri tanpa matahari," katanya penuh amarah

 

jadilah sembahyangku bersama sadrakh, mesakh, dan abednego

persis di pintu dapur api yang menyala-nyala liar

 

imanku terbangun

dari himpitan  batu karang tegar

garang melawan ketidakadilan

kemiskinan yang terus memanjang

kelaparan bertubi-tubi

menusuk pisau bumi

 

mengapa bunga utang piutang

makin bertumbuh ke atas ? tanyaku lewat media sosial

sampai menembus dua puluh dua ribu triliun rupiah

tersebar dalam kantong-kantong plastik hitam

berakhir pada hamparan beras hitam

 

"tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku raja, kami tidak akan memuja dewa tuanku selain pencipta langit dan cakrawala sampai langit ketiga," jawabnya

 

aku jadi ikut tertawan

di tempat pembuangan binatang liar

tempat pertambangan

orang-orang durhaka

yang telah mencuri kutuk dosa

berzinah dan bersetubuh tak wajar

dengan perempuan-perempuan asing

sambil tak lupa

rajin memuja dewa bel-marduk

 

kembali aku ikut menggenapi nubuatan

bersama ezra dan nehemia

membangun tembok kekar  kota suci

meratapi tangisan paranabi

 

"ayo,pembaharuan harus segera dilakukan

sebelum turun hujan anggur kemurkaan

terbakar api dan belerang," pesan para ahli khatam yang tiba-tiba muncul membawa kitab taurat

 

menatap mataku berat

mereka  seperti minta doa penyembahan

pengampunan nenek moyang

yang terluka darah murtad

terjebak dalam cawan lembab

 

situs babel sudah rubuh

lenyap ditiup badai gurun pasir

tak bisa bangkit lagi percabulannya

bernyanyi atau menari kepalsuan

di gedung kesenian tempat pemujaan

ribuan katak dan roh-roh najis

 

tertimbun dosa membatu

jadi timbul malapetaka mengerikan

dibakar api dan belerang

 

Jakarta, Senin, 5 Juni 2023


TAGS :

Pulo Lasman Simanjuntak

Penyair dan Sastrawan Pulo Lasman Simanjuntak memulai karier dalam dunia tulis menulis (kesusasteraan )sejak tahun 1980-an.Karya puisi pertama berjudul IBUNDA dimuat di Harian Umum KOMPAS pada bln Juli 1977.Setelah itu berturut-turut karya puisinya dimuat  di 25 media cetak (koran, suratkabar mingguan dan majalah), serta 151 media online, dan majalah digital  di Indonesia dan Malaysia.

Karya puisinya juga telah diterbitkan dalam 7 buku antologi puisi tunggal, dan saat ini tengah persiapan untuk penerbitan buku antologi puisi tunggal ke-8 diberi judul MEDITASI BATU.Selain itu juga puisinya terhimpun dalam 27 buku antologi puisi bersama para penyair seluruh Indonesia.

Saat ini sebagai Ketua Komunitas Sastra Pamulang (KSP), anggota Sastra ASEAN, Dapur Sastra Jakarta (DSJ) Bengkel Deklamasi Jakarta, Sastra Nusa Widhita (SNW) ,Pemuisi Nasional Malaysia, Sastra Sahabat Kita (Sabah, Malaysia),  Komunitas Dari Negeri Poci,  Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI), Kampung Seni Jakarta (KSJ),  Sastra semesta, dan Forbes TIM.

Bekerja sebagai wartawan bermukim di Pamulang Kota Tangerang Selatan.

Facebook     : Bro + Lasman Simanjuntak

Instagram    : Lasman Simanjuntak

Youtube         : Lasman TV

Tik Tok           : Lasman Simanjunta

Komentar